Pencemaran Lingkungan.bio


Sebenarnya ini tugas sudah lama banget. uda aku buat sejak tanggal 16 Mei 2010. Wow… uda satu tahun, ya. Pengennya, sih, mau dihapus aja soalnya uda menuh-menuhin gitu, tapi kalo diingat sayang juga. Ni kan buatnya penuh pengorbanan jiwa dan raga (lebay) lagi pula sayang, kan kalau ilmu pengetahuan yang kali aja bisa bermanfaat ini dihapus begitu aja. Nah, maka dari itu aku inisiatif masukin ke blog ku aja Itung-itung amal karena uda share ilmu gitu. Amin.

Para pembaca, semoga postingan saya kali ini dapat menambah wawasan anda n kali aja kalian ada tugas buat kaya gini, boleh, kok kalau mau ngopi😀 Oh, ya lewat postingan ini aku juga mau share gimana-gimana agar kita bisa ngolah sampah dan menjaga bumi kta agar tetap hijau, Kawan!

Salam Go Green!

 

Lingkungan terdiri  dari komponen biotic dan abiotik. Semua faktor tersebut seimbang, dengan jumlah organisme yang sesuai level tropik untuk menstabilkan lingkungan. Lingkungan mempunyai daya dukung lingkungan dan daya lenting. Daya dukung lingkungan (sustaining ecosystem balance) adalah kemampuan mendukung berbagai makhluk hidup yang hidup di dalamnya. Daya lenting lingkungan (ecosystem resilience) adalah kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang setelah mengalami perubahan.

Perubahan lingkungan terjadi karena factor alam dan manusia. Faktor alam seperti seperti gunung meletus, gempa bumi, banjir, badai, kekeringan, tanah longsor, dan kebakaran hutan. Faktor manusia seperti penebangan liar, penambangan pasir laut liar, dan pembangunan rumah.

Jenis-jenis industri untuk memenuhi kebutuhan manusia.

  1. Primary industry : industry yang memproses alam secara langsung, contoh pertanian, pertambangan, perikanan.
  2. Secondary industry : memproses produk primary industry, contoh pabrik makanan, tekstil, industry metal.
  3. Tertiary industry : industry yang menyediakan jasa seperti komunikasi, transportasi.

Pabrik-pabrik tidak hanya menciptakan produk kebutuhan manusia tetapi juga sampah. Sampah adalah sesuatu yang tidak diinginkan dan kebanyakan tercipta oleh aktivitas manusia. Sisa dari aktivitas manusia tersebut membentuk sampah yang dapat menyebabkan polusi. Polusi adalah masuk / dimasukkannya makhluk hidup, zat, komponen, energi ke dalam lingkungan atau berubahnya tatanan lingkungan  sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang / tidak dapat difungsikan lagi sesuai peruntukannya.

Makhluk hidup, zat, komponen, energy yang menyebabkan polusi atau yang melebihi amabng batas dan tidak berada waktu dan tempat disebut polutan. Macam polusi menurut tempatnya:

  1. 1. Polusi Udara

Adalah polusi yang berada di atmosfer bumi. Polutan polusi udara adalah

a) Karbon monoksida (CO)

CO tidak berbau, tidak berasa, dan gas yang tidak stabil yang berasal dari asap kendaraan bermotor dan hasil pembakaran bahan baka fosil di pabrik. Dalam tubuh manusia, CO lebih mudah diikat hemoglobin daripada O2, sehingga dapat menyebabkan tubuh kekurangan O2. Kekurangan O2 dapat menyebabkan mual, sakit kepala, bahkan kematian.

b) Hujan asam

Pembakaran mesin kendaraan dan pembangkit tenaga diesel menghasilkan gas sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO2). Jika gas ini bereaksi di udara maka akan membentuk hujan asam.

2SO2 + O2 —> 2SO3 dan                                        SO3 + H2O —> H2SO4

Uap air yang mengandung asam menjadi awan akhirnya turun ke bumi sebagai hujan asam (acid rain). Hujan asam dapat menyebabkan kerusakan hutan, tanaman pertanian, dan perkebunan, serta menyebabkan karat pada benda-benda logam, dan juga ekosistem air.

c) Efek Rumah Kaca

Adalah meningkatnya kadar karbon dioksida (CO2) di atmosfer yang disebabkan pembakaran yang berlebih. Disebut efek rumah kaca karena prosesnya mirip dengan yang kita lihat di rumah kaca. Energy panas yang masuk digunakan untuk fotosintesis, tidak semua energy matahari digunakan, sisanya dipantulkan kembali ke atmosfer dalam bentuk infra red atau panas. Lapisan CO2 yang berlebih menyelubungi atmosfer membuat infra red tidak bisa kembali dipantulkan ke atmosfer dan akan terjebak di dalam bumi. Energy panas tadi akan menyebabkan kenaikan suhu di bumi. Hal ini akan membuat gunung es di kutub mencair yang mengakibatkan naiknya permukaan laut dan perubahan iklim.

d) Penipisan Lapisan Ozon

Lapisan ozon (O3) adalah lapisan gas yang meyelimuti bumi di ketinggian ±30 km di atas laut. Bertempat di stratosfer, ozon berfungsi untukmenahan sinar ultraviolet (UV). CFC, mesin pendingin, dan pembuatan plasti atau busa menyebabkan terurainya molekul ozon mengakibatkan kerusakan yang berupa penipisan. UV yang sampai ke bumi dapat menyebabkan kanker kulit, katarak, kerusakan pertanian, dll.

  1. 2. Polusi Tanah

a)      Limbah Rumah Tangga

Sampah dalam jumlah banyak akan membentuk habitat untuk bakteri patogenik (penyebab penyakit). Bakteri itu juga mengurangi kualitas air tanah yang dapat dilihat dari bau, warna , dan rasa dari tanah.

b)      Limbah Pertanian

Penggunaan pupuk buatan, pestisida, dan herbisida berlebihan dapat menyebabkan tanah asam sehingga mengganggu produktivitas tanaman. Penggunaan dengan cara semprot akan terbawa air hujan dan mengendap di tanah. Pestisida dan herbisida sulit diuraikan dan bertahan lama di tanah. Dapat menyebabkan kanker dan kematian.

c)       Limbah Pertambangan

Pertambangan emas, penyebab polusi yang berdampak besar bagi lingkungan.  Ini dikarenaka penggunaan merkuri (Hg) dalam proses pemisahaan emas dari bijinya.

  1. 3. Polusi Air

a) Limbah Rumah Tangga

Detergen, sampah, dan kotoran menyebabkan polusi. Proses penguraian sampah tersebut membutuhkan oksigen dan mengakibatkan biota air kekurangan oksigen. Jika tingkat oksigen dalam air turun 5mg per liter, air tersebut tidak baik ditempati biota air.

b) Limbah Industri

Limbah industri dalam bentuk limbah cair masih mengandung merkuri, timah, krom, tembaga, zinc, dan nikel. Merkuri dapat merusak system saraf, dan menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian.

c) Limbah Pertanian

Penggunaan pupuk buatan, pestisida, dan herbisida berlebihan dapat menaikkan konsentarasi zat kimia organik. DDT dapat terbawa ke tingkat tropic yang lebih tinggi (manusia) dari ikan. Pestisida yang mengalir ke perairan meningkatkan unsur hara. Enceng gondok pun tumbuh pesat, jika mati, oksigen dibutuhkan untuk menguraikannya. Hal ini menyebabkan tumbuhnya organism anaerobic karena organism lain akan kekurangan oksigen (eutrophication).

  1. 4. Polusi Udara

Suara yang dapat mengganggu dan merusak telinga manusia disebut kegaduhan (noise). Kegaduhan terjadi pada kekuatan 50-80 dB (decibel) atau lebih.  Suara berkekutan tinggi berasal dari mesin, kendaraan bermotor, dan pesawat terbang.

Parameter Kualitas Pencemaran

Ada beberapa parameter kimia untuk mengukur kualitas air, yaitu:

  1. 1. BOD (Biological Oxygen Demand)

Ukuran yang menunjukkan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh bakteri anaerob untuk menguraikan bahan organik yang terdapat di air. Jika jumlah oksigen berkurang, jumlah bakteri juga akan berkurang. Hasil pengukuran berupa waktu dan suhu (contoh: 5hari pada 200C). Nilai BOD didapat dari selisih jumlah awal dan akhir oksigen. BOD adalah parameter utama pada limbah cair.

  1. 2. COD (Chemical Oxygen Demand)

Pengukur yang menunjukkan jumlah oksigen yang diperlukan agar bahan buangan yang ada di dalam air dapat teroksidasi melalui reaksi kimia.

  1. 3. DO (Dissolved Oxygen)

Kadar oksigen terlarut dalam air. Semakin kecil nilai DO dalam air, tingkat pencemaran makin tinggi. DO sangat berguna untuk pengelolaan sampah atau hasil buangan.

  1. 4. pH

pH untuk mengukur keasaman atau kebasaan sampah. Air yang tidak bepolusi mempunyai pH 6,5 – 7,5. Air dengan pH rendah terlalu asam untuk air normal, sebaliknya air ber-pH tinggi mempunyai kebasaan lebih dari normal.

Sampah yang diciptakan manusia ada 2 jenis, yaitu sampah organic dan inorganic. Sampah organic aalah sampah yang mudah diuraikan secara alami kaena berasal dari material organic, seperti hewan dan tumbuhan. Sampah inorganic adalah sampah yang membutuhkan waktu lama untuk diuraikan, tidak dapat diperbarui.

Pengelolaan Sampah Organik

  1. Secara langsung

ü  Stok Makanan

Sampah organic dapat digunakan untuk makanan hewan.

  1. Secara tidak langsung

ü  Kompos

Adalah proses pembusukkan dalam tanah oleh mikroorganisme (bakteri, jamur, khamir, cacing) dari materi organic menjadi materi inorganic. Menghasilkan tanah yang subur.

ü  Biogass

Adalah gas yang digunakan sebagai bahan bakar dihasilkan dari proses pembusukkan sampah anoraganik secara anaerob.bahannya kotoran hewan, dengan air yang difermentasikan selama 2 minggu. Keunggulan:

a)      Mengurangi sampah

b)      Menyimpan energy (bahan bakar fosil)

c)       Apinya lebih terang dan bersih

d)      Sisa bahan bakar dapat digunakan untuk pupuk

Pengelolaan Sampah Inorganik

  1. Sanitary Landfill

Adalah cara untuk mengontrol sampah dengan sanitasi yang baik.Pengabuan

Pembakaran sampah dalam dalam incinerator.

  1. Pulverization

Sampah dihancurkan dalam mobil pengumpul sampah yang dilengkapi alat pelumat sampah.

 

Semoga berguna😉

Diambil dari berbagai sumber yang Insya Allah terpercaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s